Kamis, 05 Mei 2011

SEMANTIC WEB

Sejarah Semantic Web

Semantic web dicetuskan pertama kali oleh Tim Berners-Lee, James Hendler, dan  Ora  Lassila,  di  majalah Scientific American  pada  tahun  2001.  Sejak  itu,  Tim Berners-Lee  yang   juga   merupakan   direktur   dari W3C  membentuk  tim  kerja  yang  membidangi semantic web serta infrastrukturnya pada tahun 2001. Aktivitas dari tim ini bisa dilihat di http://www.w3.org/2001/sw/. Tim   tersebut   merumuskan   berbagai infrastruktur   untuk   keperluan   semantic web, antara lain adalah RDF (Resource Definition Framework), n3, Ontology, dan lainlain,   serta   membangun   berbagai   software   yang   diperlukan   (IsaViz untuk  mengedit RDF, cwm – close world machine, dan lainlain). Beberapa infrastruktur memang telah tersedia di W3C, seperti misalnya infrastruktur untuk display berbasis XML (XHTML, SVG, dan lainlain).

Pengertian Semantic Web
Semantic web merupakan visi untuk membuat web lebih dipahami oleh mesin (“making web more  understandable  by  machine”).   Menurut Tim Berners-Lee (Berners-Lee, Tim, et.al, 1999):

"The Semantic Web is a Web that includes documents, or portions of documents, describing explicit relationships, between things and containing semantic information intended for automated processing by our machines."


Dari definisi tersebut, bisa dipahami bahwa semantic web berkaitan dengan dokumen atau bagian dokumen yang mendeskripsikan hubungan secara eksplisit serta berisi informasi semantik (seperti “bekerja pada”, “anak dari”, dan lain-lain) yang memang dimaksudkan untuk diproses oleh mesin. Perlu diketahui bahwa defisini  disini lebih ditekankan pada “bisa dipahami oleh mesin” bukan pada “bisa dibaca oleh mesin” karena web saat ini pun sebenarnya bisa dibaca oleh mesin, tetapi nilai semantiknya yang tidak ada.

Semantic Web merupakan suatu visi  dari Tim  Berners-Lee untuk membuat web menjadi  sumber  daya data yang bermakna.  Hal ini bisa diwujudkan dengan menggunakan infrastruktur yang didefinisikan oleh kelompok kerja di W3C. Seperti telah diketahui, web saat ini menggunakan HTML sebagai komponen utama. HTML membuat presentasi serta isi dari web menjadi satu. Hal ini merupakan kelemahan dari web yang ada saat ini karena hal tersebut menyebabkan data hanya bisa dipahami oleh manusia dan pada gilirannya akan menyulitkan presentasi, klasifikasi, pencarian, pembuatan katalog, serta human reasoning. “Dipahami” disini mengacu pada kemampuan mesin untuk mendeskripsikan keterkaitan antar  data  serta  representasi  graph  dari   data  tersebut).  Pendefinisian  data  tersebut dilakukan dengan pembuatan model data RDF. Model data RDF ini bisa digunakan oleh berbagai API (Application Programming Interface) seperti  Jena dari HP, 4Suite dari   Fourthought   Inc.,  dan  lain-lain.


Contoh Kasus untuk Pemanfaatan Semantic Web
Contoh sederhana adalah tentang pencarian di web. Penggunaan mesin pencari seperti Google, Altavista, Yahoo, dan lainlain hanya mendasarkan pencariannya pada metadata yang terdapat pada header file HTML. Perhatikan contoh berikut:

Pencarian "Article about Bambang" akan menghasilkan kemugkinan-kemungkinan lain seperti "Article by Bambang",
 "Article from Bambang" karena mesin-mesin pencari tersebut hanya akan melakukan   peng-indeks-an  kata 
kunci "Article" dan "Bambang". Meskipun sekilas kelihatan sederhana,  tetapi  pada saat  pencarian,  pemakai 
bisa dipusingkan karena hasil dari  pencarian tersebut bisa mencari ribuan halaman.
 
Pengembangan yang lebih berguna lagi ada pada pemanfaatan software agent
bersama dengan semantic web untuk keperluan  crawling, generalisasi, kategorisasi, serta  reasoning  data.   Sebagai   contoh,   seorang   pengembang   bisa   mengembangkan suatu  software   agent  yang   mengumpulkan   data   tentang   suatu  resource,   misalnya tentang   “dokter   umum   yang   berpraktik   di   yogyakarta”,   menemukan   atribut   “jam praktik”, membuat perjanjian untuk pemeriksaan, serta memberitahu ke user tentang rencana periksa ke dokter tersebut.

Lebih lengkapnya mengenai semantic web ini dapat mengunjungi situs terkait :


Dengan kata lain, semantic web ini merupakan representasi dari www untuk mempermudah dan lebih efektif dalam mencari, otomatisasi, integrasi dan re-use informasi dari aplikasi.

Sekian. Semoga bermanfaat. ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar